Minggu, 18 Agustus 2013

Dear Lelaki Penjaga Malam Ku










 


Dear lelaki penjaga malam ku,
Teringat saat kita masih diam dalam kata,
Kau hanya bisa menatapku hingga aku tersadar
Kau juga slalu menjaga aku dari penat ku


Dear lelaki penjaga rasa ku,
Aku sadar ketika diri ini slalu ingin  bersama dirimu,
Untuk berada di sisiku walau penghujung malam tlah datang,
Betapa aku terlalu egois ketika meminta mu hanya slalu untukku

Beribu kerikil tlah mampu kita lalui sayang,
Beribu rasa pahit tlah kita hadapi,
Beribu makna cinta tlah kita rasakan,
Lalu kau slalu bertanya kapan aku bisa menjadi wanita yang bisa merelakan dirimu,
Merelakan dirimu berteman biasa dengan wanita lain
Aku hanya terdim, karena inilah aku dengan segala keegoisan ku

Kamu pun terdiam, dan slalu mengikuti aku  agar hati ini tenang,
Kau slalu berusaha mengalah untukku ketika keegoisan ini datang
Terekam manis di ingatan ku, ketika kamu meneteskan airmata untuk mempertahankan  aku
Aku terdiam, aku melihat kamu seorang lelaki yang sangatlah malu untuk terlihat lemah di depan wanita,
Namun dirimu begitu terlihat sangat takut kehilangan aku, saat itu aku pernah menolak hati ini untuk mengingat semua yang pernah terjadi antara kita.
Namun untuk melupakannya saja susah, apalagi memungkiri bahwa kamu lah lelaki ku.

Semakin hari, diri ini sangatlah memantapkan hati untuk mencintai mu
Aku merasa tiada lain keindahan , selain pelukan dari mu.
Hanya dirimu lah penenang sejati ku, hanya dirimu lelaki ku
Ya, hanya kamu sayang calon imamku

Di penghujung malam, slalu aku berdoa agar mimpi kita ini terwujud
Menjadikan ini semua pelengkap penyempurna agama kita.

Tidak ada komentar: